Yesuslahsatu-satunya yang dapat menenangkan kegelisahan dalam jiwa yang lelah. —Joe Stowell. Aku datang kepada-Mu saat ini, ya Tuhan, untuk menenangkan hatiku. Tolonglah aku untuk mempercayai-Mu dan meyakini kasih-Mu. Ketika kita menaruh pikiran kita kepada Yesus, Dia menaruh damai sejahtera dalam pikiran kita. Jikakita belum bisa, cobalah kita cari cara memaafkan diri sendiri. Dengan begitu kita pun bisa memaafkan orang lain sekaligus salah satu cara merubah diri menjadi lebih baik. 6. Jadikanlah kejadian tersebut sebagai pembelajaran. Saat kita telah disakiti oleh orang lain, pasti kita akan kesal, marah, jengkel bahkan yang parah adalah dendam. Pertama Saat Berdoa, Hati Kita Harus Fokus dan Tulus Kedua, Saat Membaca Firman Tuhan, Kita Harus Menenangkan Hati dan Menggunakan Hati untuk Merenung Ketiga, Ketika Sesuatu Terjadi, Kita Harus Mencari dan Mempraktikkan Kebenaran, dan Hidup Di Hadapan Tuhan Keempat, Fokus Merenungkan Masalah dan Kekurangan Kita Setiap Hari KapanlagiPlus - Ketika hati dan pikiran tengah kacau, resah, galau salah satu cara yang bisa kalian lakukan tentunya mendekatkan diri pada Tuhan. Sebab dengan begitu dapat membuat hati jadi lebih tenang dan damai. Selain itu, dalam alkitab ada firman Tuhan yang dapat menguatkan hati kalian buat tetap tegar menghadapi persoalan hidup. . Manusia pada dasarnya tidak luput dari rasa takut dan cemas akan segala sesuatu yang dihadapinya atau kondisi yang harus di hadapinya. Manusia merupakan mahluk yang paling memiliki perbedaan antara satu dengan yang lainnya oleh karena itu tidak heran jika manusia dapat dikatakan sebagai mahluk hidup yang unik. Manusia sejak semula diciptakan berdasarkan bentuk dan rupa Allah kemudian diberikannya kehidupan dari Allah namun sejak manusia jatuh ke dalam dosa karakter. Allah sendiri mulai tersingkir sehingga manusia yang semula tidak perlu mencemaskan segala sesuatu menjadi mahluk hidup yang selalu mengalami kekhawatiran akan segala sesuatu hingga puncaknya pada saat penyaliban Yesus di kayu salib. Bagi orang percaya yang selalu diperbaharui dari sehari ke sehari sekiranya selalu berpegang teguh pada firman Tuhan. Lalu bagaimana cara menenangkan hati dan pikiran menurut alkitab sendiri, berikut beberapa ayat alkitab yang dapat direnungkan guna menenangkan hati dan pikiran dari keresahan dan permasalahan sehari-hari yang di alami yaitu Filipi 4 6-7 Cara menenangkan hati dan pikiran menurut alkitab yang pertama dapat diperhatikan dalam filipi 4 6-7 “janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapa syukur. Dalam sejahtera Allah, yang melampaui segala akal akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus”. Manusia akibat dosa yang mengikat dagingnya menyebabkan rasa cemas dan kuatir selalu menghampiri, hal ini jauh dari karakter Kristus dan keteladanan Yesus Kristus namun sekali lagi Tuhan mengingatkan kepada manusia untuk tidak cemas dengan menyerahkan segala persoalan hidup ke dalam tanganNya, percayalah Tuhanlah yang akan mengatasinya untuk kita. Ketika kita berserah sepenuhnya kepada Tuhan, Tuhan tahu apa yang seharusnya kita lakukan atau apa yang sebenarnya kita butuhkan maka setelahnya segala sesuatu akan disingkapkan oleh Dia dalam kuasaNya. Perlu diingatkan kembali apa yang kelihatan tidak mungkin bagi manusia lakukan itu semua mungkin di hadapan Allah bahkan dilakukan dengan cara yang tidak akan pernah manusia bayangkan selama ini, percaya dan berserah itulah yang Tuhan inginkan agar manusia tidak hanya mengandalkan dirinya sendiri namun melibatkan Tuhan dalam segala perkara, Tuhan akan turut serta dalam setiap kondisi hidup kita karena ini merupakan janji Tuhan bagi orang percaya. Amsal 3 5-6 Cara menenangkan hati dan pikiran menurut alkitab selanjutnya tertulis dalam kitab amsal 3 5-6 yang mana berkata “ percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandari kepada pengertianmu sendiri. Akuilah dia dalam segala hal lakumu maka Ia akan meluruskan jalanmu”. Manusia saat ini lebih percaya terhadap kekuatannya sendiri ketimbang dengan menyerahkan segalanya ke dalam tangan Tuhan, inilah yang dapat menyebabkan manusia menjadi murtad dan jauh dari jangkaun Tuhan. Manusia mempercayai dirinya sendiri atau manusia mempercayai manusia lainnya dalam perkara tertentu dengan harapan mereka lebih baik melakukannya sendiri padahal sebenarnya tidak sederhana itu, hal ini bukanlah ciri orang bijak menurut alkitab. Segala percobaan dan masalah yang Tuhan izinkan terjadi atas diri manusia semata-mata bukan karena Tuhan tidak peduli namun kebalikannya Tuhan ingin agar manusia lebih mendekatkan diri dan berserah kepadaNya dalam segala perkara yang mungkin terjadi dalam hidup. Yohanes 14 27 Dalam kitab Yohanes 14 27 juga dapat diperhatikan sebagai penguat ketika hati sedang resah dan menghadapi banyak masalah. Adapun isinya “ damai sejahtera Ku tinggalkan bagimu. Damai sejahteraKu Kuberikan kepadamu dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh unia kepadamu, janganlah gelisah dan gentar hatimu”. Untuk apa manusia yang telah percaya dan telah bersama dengan Tuhan takut dan gentar terhadap masalah yang dapat mengelisahkan hati jika damai sejahtera yang kekal saja telah Tuhan berikan kepada kita. Hati dan pikiran juga terkadang lemah seperti halnya daging, semua ini dapat terjadi akibat dosa yang mengikat. Tuhan menegaskan bahwa damai sejahtera telah Tuhan tinggalkan bagi manusia yang percaya kepadaNya, Ia juga secara jelas menekankan bahwa damai sejahtera yang berasal dariNya tidak akan sama seperti apa yang diberikan oleh dunia yang mana bersifat semu dan sementara. Kasih Tuhan terhadap orang yang percaya memang benar adanya hingga saat ini bahkan hingga pada kesudahannya hal ini tidak akan berubah dan tidak ada seorangpun yang dapat mengambilnya. Mazmur 55 23 Cara menenangkan hati dan pikiran menurut alkitab lainnya dapat ditemukan dalam isi mazmur 55 23 yang mana berkata “ serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkanNya orang benar itu goyah.” Pencobaan dan kesusahan hidup Tuhan ijinkan terjadi atas hidup manusia semata-mata bukan karena Tuhan tidak peduli terhadap manusia akan tetapi ini merupakan bentuk kasih Tuhan yang lainnya. Seperti yang banyak dikatakan manusia lainnya bahwa Tuhan tidak akan mencobai manusia melebih kekuatan dan kemampuannya. Dengan diberikannya semua itu Tuhan ingin agar manusia mengerti dan mengetahui apa maksud hati dan keinginan Tuhan yakni agar manusia tidak jauh dari Allah dan tetap berharap kepadaNya dalam segala perkara serta membuat manusia mengerti bahwa manusia tidak mampu jika hanya berpegang pada kekuatannya sendiri. Cara menenangkan hati dan pikiran menurut alkitab yang paling utama adalah menyadari hadirat Tuhan sehingga boleh datang dan berdoa kepadaNya dalam keadaan terbuka, ketika kita dekat dengan Allah maka secara tidak langsung dapat menjadikan kita contoh sebagai terang dan garam dunia. Menyerahkan segala perkara yang dihadapi baik dalam hal sederhana atau tidak juga harus mengikut sertakan Tuhan di dalamnya dengan demikian makna kelahiran Yesus Kristus dapat dirasakan dalam kehidupan kita. Sponsors Link Bagi umat Kristen, tentunya cara menghilangkan rasa takut menurut Kristen telah dituangkan di dalam Alkitab. Oleh sebab itu, apabila merasa takut dan khawatir sebaiknya hindari sesuai dengan cara yang Tuhan inginkan dalam hidup kita. Dengan menaati yang menjadi kehendak Bapa tentunya akan memberikan damai sejahtera di dalam kehidupan. Inilah pentingnya memahami contoh kebudayaan yang melanggar firman Tuhan yang hadir di tengah kehidupan orang percaya. Apabila ingin tahu lebih jelas mengenai hal tersebut, simak berikut ini beberapa cara menghilangkan rasa takut menurut Kristen yang sesuai dengan firman Allah di Alkitab. 1. Berdoa Tentu saja apabila merasa khawatir dan takut sebaiknya segera lakukan cara berdoa yang benar minta kepada Allah untuk diberikan kekuatan. Karena dengan demikian maka Allah sendiri yang akan memberikan kekuatan pada kita. Berdoa adalah suatu hal yang paling tepat untuk kita lakukan yang akan memberikan kekuatan jiwa. Oleh karena itu setiap waktu selalu sempatkan untuk berdoa kepada Allah. Terutama jika merasa takut dan cemas, maka segera berdoa kepada Tuhan. 2. Bersekutu Bersekutu membawa diri makin kuat dan berani dalam menghadapi masalah. Dengan bersekutu bersama teman-teman seiman, biasanya kita akan memperoleh kekuatan dan masukan rohani dari teman seiman kita. Oleh karena itu sebaiknya jangan menjauhkan diri dari tata cara ibadah gereja pentakosta dan tetap bersekutu. Dengan demikian jika ada masalah dalam hidup kita, maka kita akan tetap berani menghadapi maupun menyelesaikannya. 3. Membaca Firman Selanjutnya, cara menghilangkan rasa takut menurut Kristen yaitu dengan setia membaca firman Allah. Disana akan didapatkan pemahaman bahwa umat Allah akan selalu mendapat penyertaan dari Allah. Sehingga tidak ada alasan untuk merasa takut dan khawatir. Karena telah dinyatakan bahwa ayat Alkitab tentang kesabaran dalam menghadapi masalah dan ketakutan di hidup kita telah dikendalikan oleh Allah. 4. Tuntunan Roh Kudus Jika merasa takut, maka mintalah tuntunan karunia Roh Kudus untuk memberikan penyertaan serta jawaban bagi setiap permasalahan kita. Dengan meminta Roh Kudus bekerja, pastinya hidup kita akan dikuatkan oleh Allah dan mendapatkan jalan keluar untuk setiap pergumulan kita. Tentu pada akhirnya Roh Kudus akan selalu menjadi bagian dari hidup kita yang memberi petunjuk dan mengarahkan kita pada kekuatan dan keberanian dalam menghadapi sesuatu. 5. Berserah Selanjutnya jika merasa takut sebaiknya berserah saja kepada Allah. Karena memang kekuatan manusia menghadapi sesuatu sangat terbatas. Tak sebanding dengan kekuatan Allah yang selalu dapat diandalkan dalam menghadapi segala perkara di dunia. Dengan berserah maka Tuhan yang akan bekerja dalam hidup kita untuk memberikan cara menenangkan hati dan pikiran menurut Alkitab. Oleh karena itu serahkan semuanya kepada Allah sendiri. 6. Percaya Terakhirnya selalu percaya dan imani bahwa penyertaan Allah selalu beserta kita. Karena makna pengakuan iman rasuli protestan tanpa perbuatan pada hakikatnya adalah mati. Dengan selalu mempercayai kekuatan Allah, maka Allah akan bekerja penuh di dalam hidup kita. Allah yang akan menggantikan rasa takut kita dengan keberanian yang luar biasa seturut dengan kehendakNya. Itulah beberapa cara menghilangkan rasa takut menurut Kristen yang sesuai dengan perkataan firman Allah. Dengan melakukan apa yang menjadi kehendak Bapa, tentu ketakutan, kecemasan dan segala rasa putus asa akan hilang dari hidup kita. Semua itu akan diganti oleh sukacita, damai sejahtera, keberanian dan rasa tentram seperti yang Tuhan janjikan. Intinya dengan percaya pada Allah maka semua itu akan dihapuskan dan diganti dengan segala kebaikan dalam hidup. Ayat Alkitab Tentang Berpikir Positif dan Menyingkirkan Pikiran Negatif. Ada tiga makhluk hidup yang diciptakan Tuhan untuk memenuhi bumi yaitu binatang, tumbuhan, dan manusia. Namun, dari ketiganya, hanya manusia yang dipikirkan. Pikiran menjadi hadiah bagi manusia yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Selain pikiran, Tuhan juga memberi manusia kehendak bebas. Tuhan tidak menciptakan manusia sebagai robot yang kaku. Manusia memiliki pilihan untuk melakukan berbagai keinginan, termasuk berpikir. Ada dua jenis pikiran pikiran positif dan pikiran negatif. Pikiran positif tentu memiliki pengaruh yang baik terhadap kehidupan manusia. Pikiran positif memberikan antusiasme dan optimisme untuk hidup. Sebaliknya, pikiran negatif memiliki pengaruh buruk. Pikiran negatif hanya memberikan pesimisme dan kemalasan dalam menjalani hidup. Bahkan pikiran negatif dapat membawa seseorang ke fase depresi yang tentu saja harus segera ditangani dengan menangani depresi sesuai dengan agama Kristen. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa pikiran negatif selalu siap menghantui kita. Ke mana pun kita pergi, ke mana pun kita berada, pikiran negatif akan selalu datang. Ayat-ayat Alkitab Tentang Pikiran Ketika pikiran negatif menghantui kita, kita punya pilihan. Apakah kita ingin membiarkan pikiran-pikiran itu memenuhi kita atau kita ingin mengusirnya keluar dari kehidupan kita? Pilihan yang sangat baik untuk menyingkirkan pikiran negatif ini dari diri kita sendiri. Pilihan yang sangat baik untuk mengusirnya dari mengandalkan kekuatan Tuhan dan bukan kekuatannya sendiri. Karena itu, kita perlu mengetahui ayat Alkitab tentang pikiran negatif sebagai landasan kita. Berikut adalah beberapa ayat Alkitab tentang pikiran negatif yang dapat membantu kita mengusir mereka dari kehidupan kita. 1. Amsal 423 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Ayat ini berada pada perikop berjudul “Nasihat untuk Mencari Hikmat”. Menjaga hati merupakan bagian dari pencarian akan hikmat. Menjaga hati ini memiliki maksud yang sama dengan menjaga pikiran kita dari hal-hal negatif. Jangan sampai kita mau saja diserang oleh pikiran negatif. Ingat bahwa bagaimana kita mengisi hati kita, bagaimana kita mengisi pikiran kita, begitu pulalah kehidupan kita yang terlihat oleh orang. 2. Roma 85-6 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Perikop berjudul “Hidup oleh Roh” ini mengingatkan kita bahwa ketika seorang Kristen sudah sungguh-sungguh menerima Kristus dan menerima janji keselamatan dalam Alkitab, ia menerima kuasa Roh Kudus dari Allah dengan berbagai tujuan karunia Roh Kudus. Hal ini berarti ia tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tidak lagi hidup untuk dunia, tetapi hidup untuk Allah yang dituntun oleh Roh Kudus. Pikiran negatif tentu tidak sesuai dengan kehidupan Roh Kudus. Pikiran negatif merupakan hal yang dari daging dan mambawa kita kepada maut. Oleh karena itu, pikirkanlah hal-hal yang dari Roh, maka kita akan mendapatkan damai sejahtera. 3. Mazmur 9419 Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku. Ayat Alkitab tentang pikiran negatif ini menunjukkan betapa dunia ini penuh dengan ketidakadilan. Seringkali ketika kita melihat ketidakadilan, kita begitu saja pesimis, langsung memiliki banyak pikiran negatif bahwa dunia ini tidak bisa menjadi baik kembali. Namun, pemazmur ingin mengingatkan bahwa bukan pikiran negatif yang seharusnya kita miliki. Semakin banyak ketidakadilan, seharusnya kita semakin mengerti bahwa kasih Allah tidak berkesudahan untuk kita. Ia selalu memberikan penghiburan-Nya untuk kita dan penghiburan itu menyenangkan jiwa. Sehingga, kondisi terburuk apapun yang kita hadapi, kita seharusnya mencari Tuhan dengan penghiburan-Nya, bukannya malah terkukung dalam pikiran-pikiran negatif. Selain itu, kita juga perlu bertindak bijaksana untuk menghadapi ketidakadilan tersebut dengan mengingat kembali ayat Alkitab tentang bijaksana. 4. Yakobus 47 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Ayat ini berada dalam perikop berjudul “Hawa Nafsu dan Persahabatan dengan Dunia”. Perikop ini mengingatkan bahwa kita tidak bisa bersahabat dengan dunia dan menjadi rekan Allah secara bersamaan. Lalu, bagaimana agar kita dapat menaklukkan rasa nafsu dan persahabatan dengan dunia? Dengan sepenuhnya tunduk kepada Allah. Ingatlah bahwa Allah yang berkuasa atas segala sesuatu. Orang Kristen harus takut akan Tuhan. Sungguh-sungguh dalami dan lakukan pengertian takut akan Tuhan. Hal ini juga berlaku pada pikiran-pikiran negatif kita. Ayat Alkitab tentang pikiran negatif ini memberitahu kita bahwa satu-satunya jalan untuk mengusirnya adalah dengan tunduk kepada Allah. Jadilah seorang Kristen yang taat kepada Allah dan beriman penuh pada-Nya. Pikiran negatif merupakan bagian dari dunia ini, kita tidak boleh satu dengannya. 5. 2 Korintus 105 Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus, Perikop berjudul “Sikap Paulus” ini merupakan pernyataan sikap Paulus terhadap komentar sekelompok rasul tentang dirinya. Para rasul berpikir bahwa Paulus hanya berani bersikap tegas dan keras lewat surat. Namun, Paulus menjelaskan bahwa bukan sikap tegas dan keras yang penting untuk diingat. Hal yang penting untuk diingat adalah ketika memberitakan Injil, pikiran-pikiran Allah yang perlu kita ungkapkan, bukan cari aman. Para rasul seharusnya berani untuk mengenalkan Allah dengan cara bagaimanapun yang sesuai dengan keinginan Allah. Salah satu hal yang perlu dilakukan untuk dapat melakukan ini adalah menaklukkan pikiran kepada Kristus sehingga Kristus saja yang memenuhi pikiran. Ini sudah menjadi etika pelayanan Kristen. Begitu pula kita sebagai orang Kristen, rasul-rasul kecil di dunia ini. Kita perlu menyaksikan kebesaran, kemuliaan Allah. Kiranya melalui kita orang lain dapat mengenal Allah. Oleh karena itu, kita harus membiarkan Kristus yang mengisi pikiran kita. Bagaimana mungkin Kristus memenuhi pikiran kita ketika kita masih dikekang oleh pikiran negatif? Buang jauh-jauh pikiran negatif dan biarkan Kristus yang mengisinya. 6. Filipi 48 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Ayat Alkitab tentang pikiran negatif ini menjadi salah satu nasihat terakhir bagi Euodia dan Sintikhe di Filipi. Inti dari perikop nasihat-nasihat terakhir Filipi 42-9 ini adalah bagaimana untuk menjaga damai sejahtera. Pada awal perikop ini, Paulus mengingatkan Euodia dan Sintikhe untuk sehati sepikir dalam Tuhan Filipi 42. Frasa “Jadi akhirnya” menunjukkan ayat 8 ini sebagai rangkuman dari perikop. Semua yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, kebajikan dan patut dipuji merujuk kepada segala sesuatu yang sehati dan sepikir dalam Tuhan. Tentu saja pikiran negatif tidak termasuk dalam hal tersebut. Oleh karena itu, sebagai orang Kristen, kita perlu untuk mengusir pikiran negatif yang datang ke kita. Ingatlah bahwa kita harus menjadi sehati sepikir dalam Tuhan. Dengan mengusir pikiran negatif tersebut, Allah, sang sumber damai sejahtera, akan menyertai kita Filipi 49. Itulah ayat Alkitab tentang pikiran negatif. Tidak ada satu bagian pun dari Alkitab yang memungkinkan kita untuk membiarkan pikiran negatif menetap di dalam kita. Karena itu, berserah diri kepada Tuhan dan membuang pikiran negatif jauh-jauh. Selain itu, kebiasaan itu menenangkan hati dan pikiran dengan berbagai cara untuk menenangkan hati dan pikiran menurut Alkitab. Tuhan memberkati. Manusia pada dasarnya tidak lolos dari ketakutan dan kecemasan dari segala yang dia hadapi atau kondisi yang ia harus hadapi. Manusia adalah yang paling disparitas antara satu dan yang lain karena itu tidak mengherankan bahwa manusia dapat dikatakan sebagai makhluk unik kehidupan. Manusia dari mula diciptakan berdasarkan bentuk dan rupa Tuhan dan kemudian diberikan kehidupan Tuhan, tetapi karena manusia jatuh ke dalam dosa karakter. Jahweh sendiri mulai Tersingkir sehingga orang yang semula tidak perlu kuatir tentang segala sesuatu menjadi makhluk hidup yang selalu mengalami kekhawatiran akan segala hal sampai puncaknya pada saat penyaliban Yesus di kayu salib. Bagi orang percaya yang selalu diperbaharui dari hari ke hari jika selalu berpegang teguh pada Firman Allah. Lalu bagaimana untuk menenangkan hati dan pikiran sesuai dengan Alkitab itu sendiri, berikut adalah beberapa ayat Alkitab yang dapat merenungkan untuk menenangkan hati dan pikiran dari kerusuhan sehari-hari dan masalah alami Filipi 46-7 Bagaimana menenangkan hati dan pikiran menurut Alkitab pertama dapat dicatat dalam Philippians 46-7 "tidak perlu khawatir tentang apa-apa, tetapi berada dalam segala hal permintaan Anda kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan syukur Tuhan. Dalam damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus ". Konsekuensi manusia dari dosa yang mengikat daging untuk menyebabkan kecemasan dan kekhawatiran selalu mendekat, itu jauh dari karakter Kristus dan teladan Yesus Kristus tetapi sekali lagi Allah mengingatkan manusia untuk tidak cemas dengan menyerahkan semua masalah kehidupan ke dalam tangan-Nya , percayalah bahwa Tuhan akan mengatasinya bagi kita. Ketika kita sepenuhnya menyerah kepada Tuhan, Tuhan mengetahui apa yang seharusnya kita lakukan atau apa yang kita perlukan setelah segala sesuatu akan disingkapkan olehnya dalam kuasa-Nya. Diingatkan kembali dari apa yang tampak mustahil bagi manusia untuk melakukan itu semua mungkin sebelum Allah bahkan dilakukan dengan cara yang manusia tidak akan pernah membayangkan sejauh ini, percaya dan menyerah itu adalah apa yang Tuhan ingin manusia untuk tidak mengandalkan semata-mata pada dirinya sendiri tetapi melibatkan Allah dalam segala hal , Tuhan akan berpartisipasi dalam setiap kondisi kehidupan kita karena itu adalah janji Tuhan kepada orang percaya. Amsal 35-6 Cara untuk menenangkan hati dan pikiran menurut Alkitab kemudian ditulis dalam Amsal 35-6 yang mengatakan "percaya kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan bukan dari pengertian Anda sendiri. Akui dia dalam segala hal, dan dia akan mengarahkan jalan-Mu ". Orang dewasa ini lebih percaya diri dengan kekuatan mereka sendiri daripada menyerahkan segala sesuatu ke dalam tangan Allah, inilah yang dapat menyebabkan orang menjadi murtad dan menjauh dari jangkauan Tuhan. Orang percaya pada diri sendiri atau orang untuk mempercayai orang lain dalam masalah tertentu dengan harapan bahwa mereka lebih baik melakukannya sendiri ketika sebenarnya tidak sesederhana itu, itu bukan ciri dari orang bijak menurut Alkitab. Semua cobaan dan masalah yang Tuhan telah membiarkan terjadi pada manusia saja bukan karena Allah tidak peduli tetapi sebaliknya Allah ingin manusia untuk menjadi lebih dekat dan menyerah kepada-Nya dalam segala hal yang mungkin terjadi dalam hidup. Yohanes 1427 Dalam kitab Yohanes 1427 juga dapat dicatat sebagai penguat ketika jantung berada dalam fret dan menghadapi banyak masalah. Isi dari "My Peace Tinggalkan kamu. " damai sejahtera aku berikan kepadamu dan apa yang aku berikan bukan sebagai Aapa yang engkau lakukan, Janganlah gelisah dan gentar dengan hatimu. "Untuk apa orang yang telah percaya dan telah bersama Tuhan takut dan takut akan masalah yang dapat memberi tahu hati Apakah kedamaian Abadi Tuhan telah memberi kita. Hati dan pikiran juga terkadang lemah seperti daging, Semua ini dapat terjadi sebagai akibat dari dosa yang mengikat. Allah menegaskan bahwa perdamaian telah meninggalkan Tuhan bagi orang yang percaya kepada-Nya, ia juga dengan jelas menekankan bahwa perdamaian yang datang dari-nya tidak akan sama dengan apa yang dunia telah memberikan mereka sebagai palsu dan sementara. Kasih Allah terhadap orang percaya adalah benar sampai sekarang bahkan sampai akhir masalah ini tidak akan berubah dan tidak ada yang bisa mengambilnya. Mazmur 5523 Cara untuk menenangkan hati dan pikiran alkitabiah lain dapat ditemukan dalam isi Mazmur 5523 yang mengatakan "Ambil pikiran Anda kepada Tuhan bahwa ia akan memelihara engkau! Ini bukan untuk selama-lamanya bahwa orang benar akan terguncang. "Pencobaan dan kesengsaraan kehidupan Allah memungkinkan kehidupan manusia semata-mata bukan karena Allah tidak peduli pada manusia tetapi ini adalah bentuk lain dari kasih Allah. Seperti banyak manusia lain mengatakan bahwa Allah tidak akan menggoda manusia atas kekuatan dan kemampuan mereka. Mengingat bahwa semua Tuhan ingin orang untuk memahami dan mengetahui apa hati dan keinginan Allah adalah agar manusia tidak jauh dari Allah dan masih berharap kepada-Nya dalam segala hal dan membuat orang memahami bahwa orang tidak dapat jika hanya memegang kekuasaan sendiri. Cara untuk menenangkan hati dan pikiran menurut Alkitab adalah yang paling penting untuk mewujudkan kehadiran Allah sehingga dapat datang dan berdoa kepada-Nya dalam keadaan terbuka, ketika kita dekat dengan Allah maka secara tidak langsung dapat membuat kita contoh sebagai cahaya dan garam dunia. Untuk menyerahkan segala sesuatu yang dihadapi baik dalam istilah sederhana maupun tidak juga untuk menyertakan Tuhan dalam diri mereka maka makna kelahiran Yesus Kristus dapat dirasakan dalam kehidupan kita.

cara menenangkan hati dan pikiran menurut alkitab